Agama Davina Karamoy Terungkap! Begini Profil Lengkapnya, Mantan Asnawi Mangkualam
Dalam beberapa bulan terakhir, nama Agama Davina Karamoy kembali ramai dibicarakan publik. Bukan hanya karena kariernya di dunia hiburan yang semakin bersinar, tetapi juga karena kehidupan pribadinya yang selalu menarik untuk diulas. Salah satu topik yang paling banyak dicari adalah agama Davina Karamoy, terutama setelah muncul kabar bahwa ia pernah menjalin hubungan dengan pesepak bola nasional Asnawi Mangkualam.
Banyak yang penasaran: siapa sebenarnya Agama Davina Karamoy? Bagaimana perjalanan karier dan spiritualnya hingga kini? Dan seperti apa kisah hidup artis muda yang dikenal punya pesona lembut tapi berprinsip kuat ini? Nah, dalam artikel ini kita akan membahas semuanya secara lengkap dan santai, tapi tetap dengan gaya analisis yang rapi dan terstruktur — seolah ditulis oleh seorang jurnalis senior.
Siapa Sebenarnya Davina Karamoy? Dari Gadis Manado hingga Aktris Hits
Davina Tesalonika Karamoy lahir pada 17 Agustus 2002 di Jakarta. Ia merupakan artis muda berbakat yang berdarah Minahasa-Manado, wilayah yang memang terkenal banyak melahirkan sosok-sosok berwajah rupawan di dunia hiburan Indonesia. Agama Davina Karamoy mulai dikenal publik sejak tampil di sinetron populer “Tukang Ojek Pengkolan” pada tahun 2018, di mana ia berperan sebagai Gisel. Sejak itu, kariernya di dunia akting terus menanjak.
Selain bermain sinetron, Agama Davina Karamoy juga aktif di dunia film layar lebar dan web series. Beberapa judul yang menampilkan aktingnya antara lain Mata Batin 2 (2019), Dear Jo: Almost is Never Enough (2022), dan yang paling heboh belakangan, Ipar Adalah Maut (2024). Karakternya yang kuat dan ekspresif membuat penonton mudah terhubung dengan peran-peran yang ia bawakan.
Meski baru berusia dua puluhan, Agama Davina Karamoy berhasil menorehkan prestasi yang tak sedikit. Ia bukan hanya mengandalkan paras cantik, tapi juga kemampuan akting yang terus berkembang. Tak heran jika banyak produser kini meliriknya untuk proyek-proyek besar. Namun, di balik karier yang cemerlang, ada sisi lain dari Davina yang jarang dibahas: kehidupan spiritualnya.
Agama Davina Karamoy Terungkap — Perjalanan Spiritual yang Menyentuh

Topik mengenai Agama Davina Karamoy sempat membuat banyak orang penasaran. Sebagian besar mengenalnya sebagai artis dengan latar belakang keluarga campuran. Ayahnya merupakan seorang Kristen Protestan asal Manado, sementara ibunya beragama Islam. Kehidupan dalam keluarga seperti itu tentu penuh warna dan toleransi, karena dua keyakinan besar hidup berdampingan dalam satu rumah tangga.
Agama Davina Karamoy sendiri mengaku bahwa sejak kecil ia lebih banyak mengikuti tradisi sang ayah. Ia tumbuh dengan pengaruh Agama Davina Karamoy Kristen, ikut beribadah di gereja, dan mengenal nilai-nilai Kristiani. Namun, seiring bertambahnya usia, terutama saat ia menginjak masa remaja, pandangan hidup Davina mulai berubah. Ia mulai tertarik mempelajari agama Islam yang dianut oleh ibunya.
Puncak perubahan terjadi ketika Agama Davina Karamoy mengalami pengalaman spiritual mendalam di masa SMA. Kala itu, ia sempat jatuh sakit cukup lama dan sempat merasa putus asa. Sang ibu menyarankan Agama Davina Karamoy untuk membaca ayat Al-Qur’an, tepatnya Surat Al-Isra ayat 44–48, yang dipercaya memiliki keutamaan dalam menenangkan hati. Setelah membaca dan merenungkan maknanya, Agama Davina Karamoy mengaku merasakan ketenangan luar biasa. Ia bahkan mengalami kesembuhan tak lama kemudian. Dari situlah, titik balik spiritualnya dimulai.
Setelah melalui proses panjang dan diskusi mendalam dengan keluarganya, Agama Davina Karamoy akhirnya memutuskan untuk memeluk agama Islam. Ia resmi menjadi mualaf sekitar tahun 2017. Keputusannya ini disambut dengan penuh kasih dan dukungan dari kedua orang tuanya, termasuk sang ayah yang tetap menghormati pilihan spiritual anaknya. Menurut Agama Davina Karamoy , hal itu adalah bukti nyata bahwa perbedaan keyakinan tidak harus memisahkan keluarga.
Konsistensi dan Kehidupan Sebagai Seorang Muslimah di Dunia Hiburan
Setelah menjadi mualaf, Agama Davina Karamoy tidak serta-merta langsung tampil dengan perubahan drastis. Ia menjalani transisi spiritualnya dengan pelan namun pasti. Dalam beberapa wawancara, Davina mengaku ingin menjalankan Islam dengan cara yang tulus dan stabil, bukan karena tekanan publik atau tren semata.
Meski belum mengenakan hijab, Davina sering terlihat mengikuti kajian Agama Davina Karamoy dan menghabiskan waktu bersama teman-teman sesama muslim untuk memperdalam ilmu keislaman. Ia juga dikenal menjaga pergaulan dan memilih peran dengan hati-hati. Bagi Agama Davina Karamoy, menjadi artis tidak berarti meninggalkan nilai-nilai Agama Davina Karamoy — justru dunia hiburan adalah ujian untuk tetap berpegang teguh pada prinsip spiritual.
Ia juga menyebutkan bahwa jadwal syuting yang padat sering membuatnya sulit beribadah tepat waktu, namun ia berusaha menebusnya dengan membaca Al-Qur’an setiap malam sebelum tidur. Ia juga aktif berbagi pesan positif di media sosial, mendorong anak muda untuk tetap menjaga keseimbangan antara karier dan iman. Dalam sebuah wawancara, ia berkata dengan tenang:
“Agama Davina Karamoy buat aku bukan sekadar identitas, tapi arah hidup. Aku gak mau cuma dikenal cantik atau artis sinetron, aku ingin dikenal sebagai orang yang punya nilai dan prinsip.”
Pernyataan ini cukup menggambarkan kedewasaan spiritual Agama Davina Karamoy , meskipun usianya masih sangat muda.
Hubungan dengan Asnawi Mangkualam: Cinta, Perbedaan, dan Pembelajaran
Selain karier dan spiritualitas, kehidupan cinta Agama Davina Karamoy juga menarik perhatian publik. Ia sempat dikabarkan menjalin hubungan dengan Asnawi Mangkualam, salah satu pemain sepak bola kebanggaan Indonesia yang kini berkarier di luar negeri. Hubungan mereka sempat ramai dibicarakan karena dianggap sebagai pasangan muda yang serasi.
Namun, hubungan itu tidak bertahan lama. Baik Agama Davina Karamoy maupun Asnawi memilih untuk berpisah secara baik-baik. Tak banyak drama, tak ada sindiran di media sosial. Meski begitu, netizen tetap ramai membicarakannya, terutama karena mereka memiliki latar belakang profesi yang berbeda — satu artis, satu atlet — serta karena publik penasaran dengan perbedaan karakter keduanya.
Banyak yang berspekulasi bahwa perbedaan Agama Davina Karamoy menjadi salah satu faktor, meski tidak pernah dikonfirmasi secara langsung oleh keduanya. Namun dari sisi Agama Davina Karamoy, hubungan itu justru membuatnya lebih matang dalam memahami arti kedewasaan dan batasan. Ia belajar bahwa dalam setiap hubungan, prinsip hidup tetap harus dijaga, termasuk soal keyakinan dan masa depan spiritual.
Kini, Davina memilih fokus pada karier dan pengembangan diri. Ia menegaskan bahwa pengalaman masa lalu, termasuk hubungannya dengan Asnawi, adalah bagian dari proses pendewasaan. Tak heran jika publik justru makin mengaguminya karena sikapnya yang tenang dan bijak menghadapi rumor.
Fakta Menarik: Artis Muda yang Tetap Membumi
Walau sudah terkenal, Davina dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan tidak berlebihan dalam menampilkan gaya hidup mewah. Ia masih sering pulang ke rumah orang tuanya di Jakarta dan aktif membantu adik-adiknya belajar. Selain itu, Davina punya ketertarikan besar pada dunia musik — ia suka bernyanyi dan beberapa kali mengunggah cover lagu di media sosialnya.
Menariknya, Davina juga pernah mengaku ingin suatu saat berhijrah lebih dalam. Ia tidak menutup kemungkinan untuk berhijab di masa depan jika memang sudah merasa mantap. Ia percaya bahwa setiap orang punya waktunya masing-masing untuk berubah. Prinsip ini menunjukkan bahwa meski berada di dunia entertainment, Davina tidak kehilangan arah spiritual.
Selain itu, Davina sering menjadi pembicara tamu dalam beberapa acara kampus atau seminar remaja, membahas soal karier, mental health, dan pentingnya menjaga nilai diri di dunia modern. Banyak penggemar menyebutnya sebagai “role model” karena kepribadiannya yang ramah namun berpendirian kuat.
Kesimpulan: Davina Karamoy, Simbol Harmoni Antara Iman dan Karier
Perjalanan hidup Davina Karamoy bisa dibilang lengkap: cantik, berbakat, sukses, namun tetap memiliki sisi spiritual yang kuat. Kisahnya menjadi contoh bahwa menjadi artis di dunia modern bukan berarti harus kehilangan arah atau jati diri. Ia berhasil menunjukkan bahwa karier dan iman bisa berjalan beriringan.
Agama Davina Karamoy yang kini diketahui adalah Islam, bukan hasil tekanan atau sensasi, melainkan buah dari proses panjang dan pengalaman hidup yang mendalam. Ia melalui masa pencarian spiritual yang jujur dan akhirnya menemukan kedamaian dalam keyakinannya.
Sebagai mantan kekasih Asnawi Mangkualam, Davina tetap menunjukkan kedewasaan emosional yang luar biasa. Ia tidak menjadikan masa lalu sebagai beban, melainkan pelajaran berharga untuk menjadi pribadi yang lebih kuat. Kini, dengan karier yang terus menanjak dan spiritualitas yang semakin matang, Davina Karamoy menjadi simbol keseimbangan antara iman, kecantikan, dan profesionalisme.



