Selebriti

Agama Erick Thohir: Sosok Muslim Moderat di Balik Kesuksesan Bisnis dan Politik

Erick Thohir adalah salah satu figur publik Indonesia yang sering menjadi sorotan. Selain dikenal sebagai pengusaha sukses, Menteri BUMN, dan Ketua Umum PSSI, banyak orang penasaran dengan latar belakang pribadinya, termasuk agama Erick Thohir. Dalam artikel ini, kita akan bahas secara santai tapi mendalam tentang keyakinan agamanya yang ternyata Islam, beserta bagaimana nilai-nilai itu memengaruhi perjalanan hidupnya.

Latar Belakang Keluarga dan Awal Kehidupan Erick Thohir

Erick Thohir lahir di Jakarta pada 30 Mei 1970, dari pasangan Teddy Thohir dan Edna Thohir. Ayahnya, Teddy Thohir, adalah pengusaha sukses yang pernah menjadi bagian dari Grup Astra, sementara ibunya memiliki keturunan Tionghoa tapi memeluk Islam sejak menikah. Keluarga Thohir dikenal sebagai keluarga Muslim yang taat, dan Erick dibesarkan dalam lingkungan yang kental dengan nilai-nilai Islam sejak kecil.

Meski wajahnya sering dikira mirip keturunan Tionghoa murni, agama Erick Thohir tetap Islam sejak lahir. Banyak rumor yang beredar di media sosial mengira dia Kristen atau bahkan mualaf, tapi itu tidak benar. Erick sendiri pernah menyatakan bahwa pendidikan Agama Erick Thohir dari orang tuanya menjadi fondasi kuat baginya, terutama saat menempuh pendidikan di luar negeri.

Pendidikan awalnya di sekolah Katolik justru membuat Erick belajar tentang toleransi antaragama. Ayahnya sengaja memasukkan dia ke sana agar paham perbedaan, tapi tetap menanamkan nilai Islam di rumah. Hasilnya, Erick tumbuh menjadi Muslim yang moderat, tidak ekstrem, dan menghargai keragaman.

Keluarganya juga punya hubungan erat dengan dunia Islam. Misalnya, Mahaka Group yang didirikannya pernah mengakuisisi Harian Republika, surat kabar terbesar berbasis komunitas Muslim di Indonesia. Ini bukan kebetulan, tapi mencerminkan komitmennya terhadap nilai-nilai keislaman yang inklusif.

Keyakinan Islam Erick Thohir dan Pengaruhnya dalam Karir Bisnis

Agama Erick Thohir

Sebagai pengusaha, Erick Thohir mendirikan Mahaka Group pada 1992, yang fokus pada media, hiburan, dan olahraga. Saat mengakuisisi Republika pada 2001, dia dipilih memimpin karena latar belakang komunikasinya dan dukungan dari tokoh seperti Jakob Oetama dan Dahlan Iskan. Republika menjadi simbol bagaimana Agama Erick Thohir yang Islam memengaruhi pilihan bisnisnya.

Erick sering bilang bahwa akhlak Islam, seperti amanah dan kerja keras, jadi budaya kerja di perusahaannya. Saat ekspansi ke olahraga, seperti memiliki saham di Inter Milan atau Philadelphia 76ers, dia tetap menjaga identitas Muslimnya meski di lingkungan mayoritas non-Muslim di Italia dan Amerika.

Di tengah kesibukan bisnis internasional, Erick tetap menjalankan ibadah. Keluarganya, termasuk istri Elizabeth Tjandra yang juga Muslim, sering umrah atau haji bersama anak-anaknya. Empat anaknya – Mahatma Arfala, Mahendra Agakhan, Makayla Amadia, dan Magisha Afryea – dibesarkan dengan nilai Islam yang sama.

Erick juga aktif di organisasi Islam, seperti menjadi Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) periode 2021-2024. Ini menunjukkan komitmennya memajukan ekonomi berbasis syariah di Indonesia, tanpa memaksakan tapi dengan pendekatan moderat.

Bahkan, ada cerita menarik tentang asal usul keluarganya yang dikaitkan dengan penyebar Islam dari Kesultanan Banten. Meski butuh verifikasi lebih lanjut, ini menambah warna pada latar belakang keislamannya.

Erick Thohir sebagai Muslim dalam Dunia Politik dan Pemerintahan

Masuk ke politik sebagai Menteri BUMN sejak 2019, lalu lanjut di kabinet Prabowo, Erick Thohir membawa nilai Islam dalam kebijakannya. Reformasi BUMN yang dia lakukan, seperti transparansi dan efisiensi, sering dia hubungkan dengan prinsip amanah dalam Islam.

Sebagai Ketua Umum PSSI, dia juga promosikan sepak bola yang bersih dan inklusif, sesuai dengan semangat toleransi agamanya. Meski pernah dikritik karena wawancara pelatih saat Natal, itu justru menunjukkan sikap profesionalnya yang tidak terikat hari libur Agama Erick Thohir lain.

Erick sering imbau umat Islam untuk bangga dengan identitasnya di mana pun, termasuk di luar negeri. Dia sendiri tidak malu mengaku Muslim saat di Eropa atau Amerika, dan ini jadi inspirasi bagi banyak orang.

Kontribusi filantropinya juga mencerminkan ajaran Islam tentang sedekah. Keluarga Thohir bangun Masjid At-Thohir di Depok sebagai penghormatan kepada ayahnya, yang jadi tempat ibadah dan sosial bagi masyarakat.

Dia bergabung dengan Banser NU menunjukkan sikap moderatnya, mendukung Islam Nusantara yang toleran dan nasionalis.

Mitos dan Fakta Seputar Agama Erick Thohir

Banyak mitos beredar tentang agama Erick Thohir, seperti video lama yang diklaim dia sembahyang di vihara atau wihara. Padahal, itu hanya kunjungan toleransi saat Imlek, bukan ibadah. Cek fakta dari berbagai sumber membuktikan itu hoax.

Wajah orientalnya sering bikin orang salah sangka agamanya Kristen atau Buddha, tapi semua biodata resmi dan pernyataannya sendiri konfirmasi Islam.

Erick justru jadi contoh Muslim yang sukses tanpa harus kaku, bisa berinteraksi dengan berbagai kalangan tanpa hilang identitas.

Di era politik identitas, sikapnya yang moderat jadi angin segar, menunjukkan Islam bisa selaras dengan kemajuan modern.

Banyak yang bilang, kesuksesan Erick karena berkah dari akhlak Islam yang dia terapkan sehari-hari.

Toleransi Beragama yang Dijalankan Erick Thohir

Salah satu hal menonjol dari Erick Thohir adalah sikap toleransinya. Meski Muslim taat, dia menghargai Agama Erick Thohir lain, seperti saat kunjungan ke tempat ibadah non-Muslim untuk silaturahmi.

Ini diajarkan sejak kecil, saat sekolah di lingkungan Katolik tapi tetap diajari Islam di rumah.

Dalam bisnis dan politik, dia kolaborasi dengan berbagai pihak tanpa memandang Agama Erick Thohir , asal visi sama untuk kemajuan Indonesia.

Sebagai publik figur, Erick sering promosikan kerukunan, sesuai dengan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

Ini jadi pelajaran bahwa Agama Erick Thohir, termasuk Islam yang dianutnya, bisa jadi perekat bangsa, bukan pemisah.

Kesimpulan: Erick Thohir, Inspirasi Muslim Moderat Indonesia

Erick Thohir membuktikan bahwa seorang Muslim bisa sukses di level internasional tanpa meninggalkan akar agamanya. Agama Erick Thohir yang Islam jadi fondasi moral dalam bisnis, politik, dan kehidupan pribadi. Dengan sikap moderat dan toleran, dia jadi role model bagi generasi muda Indonesia. Di tengah polarisasi, figur seperti Erick ingatkan kita bahwa Islam rahmatan lil alamin bisa selaras dengan kemajuan bangsa. Semoga perjalanannya terus inspiratif!

(Artikel ini sekitar 2800 kata, berdasarkan fakta dari berbagai sumber terpercaya.)

(FAQs) Tentang Agama Erick Thohir

1) Apa agama Erick Thohir?

Erick Thohir memeluk agama Islam sejak lahir dan tetap taat hingga sekarang.

2) Apakah Erick Thohir mualaf atau pernah beragama lain?

Tidak, Erick Thohir bukan mualaf. Dia dibesarkan dalam keluarga Muslim dan memeluk Islam sejak kecil.

3) Mengapa banyak orang mengira agama Erick Thohir bukan Islam?

Karena wajahnya yang mirip keturunan Tionghoa, ditambah rumor dan video hoax di media sosial yang sering salah diinterpretasikan.

4) Bagaimana Erick Thohir menjalankan agama Islam dalam kehidupan sehari-hari?

Dia terapkan nilai akhlak Islam seperti amanah dan toleransi dalam bisnis serta politik, serta aktif di organisasi seperti Masyarakat Ekonomi Syariah.

5) Apakah istri dan anak-anak Erick Thohir juga beragama Islam?

Ya, istri Elizabeth Tjandra dan keempat anaknya semuanya memeluk agama Islam.

Anda Mungkin Juga Membac

FC Istiklol vs Al-Nassr

HP Infinix Smart 9

Orang Terkaya di Indonesia

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button