Mengenal Lebih Dekat Ismael Dully: Kakak Sulung Luna Maya yang Multitalenta
Ismael Dully mungkin tidak sepopuler adiknya, Luna Maya, di dunia hiburan Indonesia. Namun, sosok ini punya cerita hidup yang menarik banget, penuh dengan petualangan, seni, dan kedekatan keluarga. Sebagai kakak sulung dari keluarga blasteran Indonesia-Austria, Ismael Dully hidup dengan gaya yang santai tapi penuh prestasi. Dari dunia selancar profesional hingga musik dan lukisan, dia seperti perpaduan sempurna antara adrenalin laut dan kreativitas seni. Yuk, kita bahas lebih dalam tentang pria yang satu ini.
Latar Belakang Keluarga Ismael Dully
Ismael Dully lahir dari pasangan Uut Bambang Sugeng, seorang seniman dan pelukis legendaris Indonesia, dengan Desa Maya Waltraud Maiyer, wanita berdarah Austria. Keluarga ini tumbuh besar di Bali, pulau yang dikenal sebagai surga bagi para peselancar dan seniman. Darah campuran ini membuat Ismael memiliki wajah yang eksotis, dengan postur tinggi dan atletis yang khas. Sejak kecil, dia sudah terbiasa dengan lingkungan yang kaya akan budaya seni dan alam bebas.
Ayahnya, Uut Bambang Sugeng, adalah figur penting yang mewariskan bakat seni kepada anak-anaknya. Beliau dikenal sebagai pelukis yang produktif, dan pengaruhnya terlihat jelas pada Ismael Dully yang juga mahir melukis. Sementara itu, ibunya membawa nuansa internasional ke dalam keluarga, membuat mereka terbiasa dengan perspektif global. Ismael adalah anak sulung, diikuti oleh Tipi Jabrik dan yang termuda, Luna Maya. Hubungan antar saudara ini sangat erat, terbukti saat Ismael dan Tipi setia mendampingi Luna dalam momen penting seperti pernikahannya.
Kehidupan di Bali membuat keluarga ini dekat dengan laut. Pantai-pantai indah seperti Kuta atau Uluwatu menjadi playground mereka sejak dini. Ini bukan hanya hobi, tapi menjadi bagian dari identitas mereka. Ismael Dully, sebagai kakak tertua, sering menjadi panutan bagi adik-adiknya, meskipun dia memilih jalur hidup yang lebih low-profile dibandingkan Luna yang berkarier di hiburan.
Pengaruh keluarga blasteran juga membentuk karakter Ismael yang terbuka dan adaptif. Dia beragama Islam, sama seperti Luna Maya, dan menjalani hidup dengan nilai-nilai sederhana. Meski ayahnya telah tiada, warisan seni dan semangat petualangan terus hidup dalam diri Ismael Dully.
Karier Ismael Dully di Dunia Selancar

Ismael Dully dikenal sebagai mantan peselancar profesional yang cukup berprestasi. Bali, tempat dia dibesarkan, adalah salah satu spot surfing terbaik di dunia, dan Ismael memanfaatkannya sepenuhnya. Sejak remaja, dia sudah akrab dengan papan selancar, menaklukkan ombak-ombak besar yang menantang. Namanya bahkan tercatat di World Surf League sebagai atlet dari Indonesia.
Dia pernah ikut kompetisi internasional, bersaing dengan surfer-surfer top dunia. Video dokumenter seperti “The Ombak” pada tahun 2002 menampilkan Ismael sebagai salah satu surfer utama, menunjukkan skillnya yang mumpuni di atas gelombang. Gaya selancarnya yang agresif tapi elegan membuatnya dihormati di komunitas surfing Indonesia.
Meski kini tidak lagi aktif secara profesional, Ismael masih sering terlihat berselancar di pantai Bali. Baginya, surfing bukan hanya olahraga, tapi cara hidup yang memberi kebebasan dan koneksi dengan alam. Dia juga menginspirasi generasi muda surfer Indonesia, meskipun tidak secara langsung menjadi pelatih seperti adiknya, Tipi Jabrik.
Pengalaman di dunia selancar membentuk tubuh atletis Ismael Dully dan mental yang tangguh. Dia belajar menghadapi kegagalan saat ombak menjatuhkannya, tapi selalu bangkit lagi. Ini jadi pelajaran hidup yang dia terapkan di bidang lain.
Kini, Ismael lebih menikmati surfing sebagai hobi, sambil menjaga kesehatan dan keseimbangan hidup. Komunitas surfing Bali masih menganggapnya sebagai legenda lokal yang rendah hati.
Bakat Seni Ismael Dully: Musik dan Lukisan
Selain selancar, Ismael Dully mewarisi bakat seni dari ayahnya. Dia adalah musisi yang handal, terutama dalam bermain gitar. Sering kali, dia mengunggah video permainan gitarnya di media sosial, menunjukkan skill yang smooth dan penuh perasaan. Musik baginya adalah cara ekspresi yang santai, sering dimainkan di tepi pantai sambil menikmati sunset.
Sebagai pelukis, Ismael juga tidak kalah. Lukisannya mencerminkan pengaruh ayahnya, dengan tema alam, laut, dan kehidupan Bali yang vibrant. Beberapa karyanya bahkan dibeli oleh keluarga sendiri, seperti saat Luna Maya membujuk Maxime Bouttier untuk membeli lukisan kakaknya. Ini menunjukkan bahwa seni Ismael punya nilai estetika yang tinggi.
Kombinasi musik dan lukisan membuat Ismael Dully jadi seniman sejati. Dia tidak mengejar ketenaran, tapi pura-pura menikmati proses kreatif. Di era digital, meski akun Instagramnya sering private, penggemar masih bisa melihat sekilas karyanya melalui postingan lama atau cerita dari orang terdekat.
Bakat ini membuatnya berbeda dari banyak orang. Sambil berselancar di pagi hari, sore harinya dia bisa melukis atau jamming musik dengan teman. Gaya hidup ini inspiratif, menunjukkan bahwa multitasking seni bisa dilakukan dengan rileks.
Ismael juga kadang berkolaborasi dengan musisi lokal Bali, meski tidak secara komersial. Baginya, seni adalah tentang kebebasan, bukan tekanan.
Peran Ismael Dully dalam Keluarga dan Momen Pernikahan Luna Maya
Ismael Dully adalah kakak sulung yang protektif dan penyayang. Saat ayah mereka tiada, dia dan Tipi Jabrik mengambil peran besar dalam keluarga, terutama saat pernikahan Luna Maya dengan Maxime Bouttier di Bali pada 2025. Mereka berdua mendampingi Luna dalam prosesi siraman, sungkeman, bahkan menggantikan posisi ayah untuk menggendong dan mengapit adiknya.
Momen ini viral karena menunjukkan kedekatan keluarga yang hangat. Ismael, dengan beskap pink yang elegan, tampak karismatik dan tenang. Sebagai kakak tertua, dia diduga menjadi wali nikah atau memberikan restu utama, menandakan posisinya yang dihormati dalam keluarga.
Hubungan Ismael dengan Luna sangat dekat meski jarang diekspos. Luna sering cerita bahwa kakaknya adalah sosok pendiam tapi selalu ada saat dibutuhkan. Kedekatan ini terlihat dari bagaimana Ismael setia mendampingi di setiap acara penting.
Dalam keluarga, Ismael juga jadi penghubung antara generasi. Dia menghormati warisan ayahnya sambil membawa nuansa modern dari ibunya. Ini membuat keluarga mereka harmonis meski berlatar belakang campuran.
Peran sebagai kakak membuat Ismael Dully jadi figur inspiratif, bukan hanya untuk adiknya tapi juga bagi banyak orang yang melihat nilai keluarga di atas segalanya.
Gaya Hidup dan Filosofi Hidup Ismael Dully

Ismael Dully menjalani hidup dengan prinsip sederhana: dekat dengan alam, jauh dari keramaian. Dia tinggal di Bali, menikmati pantai, musik, dan seni tanpa chase fame seperti adiknya. Gaya hidupnya yang santai tapi produktif membuatnya bahagia.
Dia sering menghabiskan waktu di laut, melukis, atau bermain musik. Filosofinya mirip dengan budaya surfing: flow with the wave, jangan melawan arus hidup. Ini membuatnya resilien dan positif.
Meski punya darah Austria, Ismael sangat Indonesia dalam jiwa, terutama cinta pada Bali. Dia menghargai privasi, makanya jarang ekspos kehidupan pribadi.
Pengaruh ini juga terlihat pada cara dia mendidik atau memengaruhi orang sekitar: tetap rendah hati meski berprestasi.
Secara keseluruhan, gaya hidup Ismael Dully mengajarkan bahwa kebahagiaan datang dari passion sejati, bukan sorotan publik.
Pengaruh Ismael Dully di Komunitas Surfing dan Seni Indonesia
Meski low-profile, Ismael Dully punya pengaruh besar di komunitas surfing Bali. Sebagai mantan pro surfer, dia jadi role model bagi anak muda yang ingin menekuni olahraga ini. Banyak surfer lokal terinspirasi dari teknik dan semangatnya.
Di dunia seni, warisannya dari ayah membuat dia dihormati di kalangan pelukis Bali. Lukisannya sering mencerminkan keindahan alam Indonesia, promosi budaya secara tidak langsung.
Dia juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan laut, karena surfer seperti dia sadar pentingnya pantai bersih.
Pengaruhnya terasa di generasi muda yang ingin balance antara olahraga ekstrem dan seni.
Ismael Dully membuktikan bahwa talenta Indonesia bisa bersaing global tanpa harus jadi selebriti.
Kesimpulan
Ismael Dully adalah sosok multitalenta yang hidup dengan autentik. Dari selancar profesional, musik, lukisan, hingga peran sebagai kakak penyayang, dia mewakili harmoni antara adrenalin dan kreativitas. Meski jarang di sorot media, kehadirannya di momen penting keluarga seperti pernikahan Luna Maya menunjukkan nilai sejati seorang kakak. Di tengah hiruk-pikuk dunia hiburan, Ismael memilih jalur santai di Bali, dekat dengan laut dan seni. Dia mengingatkan kita bahwa prestasi tidak selalu harus diukur dengan ketenaran, tapi dengan kebahagiaan dan kontribusi nyata. Sosok seperti Ismael Dully patut dijadikan inspirasi untuk hidup lebih bebas dan bermakna.
(FAQs) Tentang Ismael Dully
1 Siapa Ismael Dully dan apa hubungannya dengan Luna Maya?
Ismael Dully adalah kakak sulung Luna Maya, putra tertua dari Uut Bambang Sugeng dan Desa Maya Waltraud Maiyer. Dia sering mendampingi adiknya di momen penting keluarga.
2 Apa profesi utama Ismael Dully?
Ismael Dully adalah mantan peselancar profesional, musisi (pemain gitar), dan pelukis yang mewarisi bakat dari ayahnya.
3 Di mana Ismael Dully dibesarkan dan tinggal sekarang?
Dia dibesarkan dan tinggal di Bali, Indonesia, tempat yang ideal untuk hobi selancar dan seni.
4 Apakah Ismael Dully pernah ikut kompetisi internasional?
Ya, dia pernah berkompetisi di tingkat internasional sebagai peselancar dan tercatat di World Surf League.
5 Bagaimana peran Ismael Dully dalam pernikahan Luna Maya?
Dia mendampingi Luna Maya bersama Tipi Jabrik dalam prosesi siraman dan pernikahan, menggantikan peran ayah mereka yang telah tiada.



