20 Oleh-oleh Khas Jakarta: yang Tahan Lama dan Cocok Dibawa ke Luar Kota
Jakarta bukan hanya kota metropolitan yang dipenuhi gedung-gedung tinggi dan hiruk-pikuk lalu lintas. Di balik modernitasnya, ibu kota Indonesia ini menyimpan banyak kekayaan kuliner dan budaya yang bisa kamu bawa pulang sebagai Oleh-oleh Khas Jakarta. Dari camilan tradisional Betawi sampai jajanan kekinian Oleh-oleh Khas Jakarta ibu kota, semua punya cita rasa dan kisahnya sendiri.
Kalau kamu sedang berkunjung ke Jakarta — entah untuk urusan kerja, liburan, atau sekadar transit — rasanya kurang lengkap tanpa membawa pulang sesuatu yang Oleh-oleh Khas Jakarta dari kota ini. Apalagi kalau oleh-olehnya tahan lama dan cocok untuk dibawa ke luar kota tanpa khawatir cepat basi. Nah, berikut ini rekomendasi 20 oleh-oleh khas Jakarta yang tahan lama dan wajib kamu bawa pulang.
Kue Kembang Goyang – Manis dan Renyah dalam Setiap Gigitan
Kue kembang goyang adalah salah satu camilan Oleh-oleh Khas Jakarta Betawi yang sudah melegenda. Bentuknya seperti bunga yang sedang mekar dengan tekstur renyah dan rasa manis gurih yang pas di lidah. Disebut “kembang goyang” karena proses pembuatannya menggunakan cetakan logam berbentuk bunga yang digoyang-goyangkan dalam minyak panas agar adonan terlepas dan mengembang cantik.
Kue ini biasanya dibuat dari campuran tepung beras, santan, gula, dan sedikit vanili. Karena digoreng hingga kering, kembang goyang bisa bertahan lama jika disimpan dalam wadah kedap udara. Cocok banget untuk Oleh-oleh Khas Jakarta karena tidak mudah hancur dan bisa tahan sampai beberapa minggu.
Selain varian klasik, kini banyak juga kembang goyang dengan rasa modern seperti cokelat, keju, dan pandan. Inovasi ini membuatnya semakin diminati anak muda yang ingin menikmati cita rasa tradisional dengan sentuhan kekinian.
Dodol Betawi – Manis, Kenyal, dan Penuh Makna Tradisi

Dodol Betawi adalah salah satu ikon kuliner Oleh-oleh Khas Jakarta Jakarta yang tak lekang oleh waktu. Makanan manis berwarna cokelat gelap ini dibuat dari campuran ketan, gula merah, dan santan yang dimasak selama berjam-jam hingga mengental dan bertekstur kenyal.
Biasanya, dodol Betawi hadir saat acara besar seperti Lebaran, pernikahan, atau hajatan. Namun kini kamu bisa dengan mudah menemukannya di berbagai toko Oleh-oleh Khas Jakarta. Dodol Betawi dikenal tahan lama — bisa bertahan hingga berbulan-bulan bila disimpan dengan benar.
Rasanya manis legit dengan aroma Oleh-oleh Khas Jakarta santan dan gula aren yang menggoda. Tak hanya itu, dodol Betawi juga mencerminkan nilai budaya masyarakat Betawi yang menjunjung tinggi kebersamaan, karena proses memasaknya sering dilakukan bersama-sama dalam suasana gotong royong.
Kerak Telor Instan – Cita Rasa Legendaris dalam Versi Praktis
Siapa yang tidak kenal kerak telor? Makanan Oleh-oleh Khas Jakarta Betawi yang satu ini sering menjadi bintang di acara “Pekan Raya Jakarta.” Namun, tahukah kamu bahwa kini sudah ada kerak telor instan yang bisa dibawa pulang sebagai Oleh-oleh Khas Jakarta?
Kerak telor instan dikemas dalam bentuk siap saji. Kamu tinggal menambahkan air panas dan memasaknya sebentar, lalu dalam hitungan menit, aroma wangi bawang goreng, ebi, dan kelapa sangrai Oleh-oleh Khas Jakarta kerak telor langsung tercium. Rasanya tetap autentik meski dikemas modern.
Kelebihannya tentu pada daya tahannya. Karena sudah dikeringkan, kerak telor instan bisa bertahan lama tanpa bahan pengawet. Praktis, lezat, dan benar-benar mewakili rasa Oleh-oleh Khas Jakarta.
Roti Buaya Mini – Simbol Cinta yang Bisa Dimakan
Roti buaya merupakan ikon tradisi masyarakat Betawi yang sarat makna. Biasanya hadir dalam upacara pernikahan sebagai simbol kesetiaan, karena buaya dikenal sebagai hewan yang hanya setia pada satu pasangan.
Sekarang, roti buaya hadir dalam versi mini dan bisa dibawa sebagai Oleh-oleh Khas Jakarta. Teksturnya empuk dengan rasa manis legit, sering kali diberi isi cokelat, keju, atau selai kacang. Selain bentuknya unik dan lucu, roti ini juga tahan lama jika dikemas rapat.
Membawa pulang roti buaya mini bukan cuma soal makanan, tapi juga membawa pulang sepotong budaya Betawi yang kaya makna.
Kue Semprong – Renyah dan Harum Gula Aren
Kue semprong, atau sering juga disebut kue sapit, merupakan salah satu camilan favorit yang mudah ditemukan di Jakarta. Terbuat dari tepung beras, gula, dan santan, kue ini digulung tipis seperti pipa kecil dan punya aroma harum yang Oleh-oleh Khas Jakarta.
Cita rasanya manis dengan sensasi renyah yang bikin nagih. Karena kadar airnya rendah, kue semprong bisa bertahan lama bahkan hingga beberapa bulan jika disimpan dengan benar.
Selain rasa original, kini ada juga semprong dengan varian rasa cokelat, wijen, dan keju. Camilan ini ringan, tidak mudah remuk, dan sangat cocok dijadikan oleh-oleh khas Jakarta.
Asinan Betawi – Segar dan Bisa Dikemas Vakum
Asinan Betawi memang terkenal dengan cita rasa asam, pedas, dan segarnya yang Oleh-oleh Khas Jakarta . Meski berbentuk makanan basah, kini sudah banyak produsen yang menjual asinan Betawi dalam kemasan vakum agar lebih tahan lama dan bisa dibawa keluar kota.
Biasanya asinan Betawi terdiri dari sayuran segar seperti kol, wortel, dan taoge yang disiram bumbu kacang pedas-asam. Kalau kamu pecinta makanan bercita rasa kuat, ini wajib dicoba.
Dengan teknologi pengemasan modern, asinan Betawi bisa bertahan hingga seminggu dalam kondisi dingin. Sangat cocok untuk kamu yang ingin membawa pulang cita rasa asli Jakarta yang segar dan unik.
Kue Geplak Betawi – Manis Gurih dan Lembut di Lidah
Mungkin kamu lebih sering mendengar geplak dari Yogyakarta, tapi Jakarta juga punya versinya sendiri. Kue geplak Betawi terbuat dari parutan kelapa, gula, dan tepung yang dimasak hingga padat dan manis.
Teksturnya lembut dan sedikit kenyal, dengan rasa manis gurih dari kelapa yang mendominasi. Warna-warnanya pun cantik — ada putih, merah muda, hingga kuning. Karena kadar airnya sedikit, kue ini termasuk tahan lama dan bisa bertahan hingga beberapa minggu.
Geplak Betawi menjadi pilihan Oleh-oleh Khas Jakarta yang unik karena rasanya Oleh-oleh Khas Jakarta dan tampilannya menarik. Cocok untuk dijadikan suguhan di rumah atau dibagikan ke teman.
Biji Ketapang – Camilan Wajib di Setiap Rumah Betawi
Kalau kamu mencari camilan ringan tapi bikin ketagihan, biji ketapang jawabannya. Camilan ini biasanya hadir saat Lebaran, tapi juga mudah ditemukan di toko Oleh-oleh Khas Jakarta sepanjang tahun.
Bentuknya kecil, renyah, dan gurih manis — cocok buat teman minum teh atau kopi. Karena digoreng hingga kering, biji ketapang bisa tahan lama tanpa pengawet apa pun. Simpan saja di toples kedap udara, dan kamu bisa menikmatinya kapan pun.
Kini biji ketapang juga hadir dalam berbagai rasa modern seperti keju, pandan, dan kopi. Rasanya tetap autentik dengan sentuhan kekinian.
Tape Uli Betawi – Fermentasi Tradisional yang Melegenda
Tape uli adalah kombinasi antara tape ketan dan kue uli dari beras ketan yang dipadatkan. Makanan ini punya cita rasa Oleh-oleh Khas Jakarta— perpaduan manis, sedikit asam, dan gurih.
Dulu tape uli hanya disajikan saat acara tertentu seperti Lebaran atau Maulid Nabi, tapi sekarang bisa kamu temukan di toko Oleh-oleh Khas Jakarta khas Betawi. Meski tidak tahan selama berbulan-bulan, tape uli yang dikemas vakum bisa bertahan hingga seminggu dan cocok dibawa ke luar kota.
Rasanya unik dan autentik, benar-benar menggambarkan tradisi kuliner Betawi yang kaya rasa.
Kacang Selimut – Manis, Gurih, dan Bikin Nagih
Kacang selimut adalah camilan berupa kacang tanah yang dilapisi adonan tepung manis gurih, lalu digoreng hingga kering. Rasanya mirip kacang telur, tapi versi Betawi biasanya punya aroma Oleh-oleh Khas Jakarta rempah dan gula aren.
Kacang ini renyah dan tahan lama, menjadikannya Oleh-oleh Khas Jakarta yang praktis dibawa pulang. Kamu bisa menemukan variasi rasa seperti pedas manis, keju, atau original.
Kacang selimut bukan cuma sekadar camilan, tapi juga simbol keramahan orang Betawi — sederhana, manis, dan bikin betah.
Kue Rangi – Harum Kelapa dan Gula Merah
Kue rangi adalah jajanan tradisional yang terbuat dari campuran kelapa parut dan tepung sagu, disajikan dengan saus gula merah kental. Meskipun biasanya dijual dalam bentuk segar, kini tersedia kue rangi instan yang bisa diseduh atau dipanggang sendiri di rumah.
Versi keringnya ini bisa bertahan lama dan tetap mempertahankan cita rasa khasnya. Kamu hanya perlu menambahkan saus gula merah saat ingin menyajikannya.
Dengan cara ini, kamu bisa menikmati rasa kue rangi asli Jakarta kapan saja dan di mana saja, bahkan di luar kota.
Emping Melinjo Betawi – Gurih dan Sedikit Pahit yang Nikmat
Emping melinjo adalah salah satu camilan klasik yang sering dijadikan pelengkap makanan. Dibuat dari biji melinjo yang digeprek lalu digoreng, emping punya cita rasa unik — gurih dengan sedikit pahit di akhir gigitan.
Emping Betawi biasanya dijual dalam bentuk mentah maupun matang, keduanya sama-sama cocok dijadikan Oleh-oleh Khas Jakarta karena tahan lama.
Rasanya yang Oleh-oleh Khas Jakarta membuat emping sering dijadikan teman makan nasi uduk, gado-gado, atau soto Betawi. Kalau kamu ingin membawa Oleh-oleh Khas Jakarta yang simpel tapi otentik, emping melinjo wajib masuk daftar.



