Plat BK Daerah Mana? Kenali Asal Daerah, Arti, dan Kode Rahasia di Baliknya
Plat BK Daerah Mana nomor kendaraan di Indonesia bukan cuma tanda identitas kendaraan, tapi juga “alamat kecil” yang menempel di depan dan belakang mobil atau motor kita. Kode di plat nomor bukan ditentukan sembarangan — setiap huruf punya arti tersendiri yang menunjukkan dari mana kendaraan itu berasal. Nah, salah satu kode yang sering bikin penasaran adalah Plat BK Daerah Mana.
Pernah lihat mobil dengan Plat BK Daerah Mana di jalan raya, lalu berpikir, “Plat BK daerah mana sih?” Tenang, di artikel ini kita akan bahas tuntas. Mulai dari asal wilayahnya, sejarah penetapan kode, pembagian kabupaten/kotanya, sampai makna huruf di belakangnya. Yuk, kita kupas dengan gaya santai tapi tetap informatif dan akurat.
Asal Usul dan Arti Plat BK
Kalau kamu bertanya “plat BK daerah mana?”, jawabannya adalah Provinsi Sumatera Utara, tepatnya bagian timur dan sekitarnya. Plat ini digunakan untuk menandai kendaraan yang terdaftar di wilayah administrasi tersebut. Tapi sebelum kita bahas lebih dalam soal wilayahnya, mari kita pahami dulu makna sistem kode plat di Indonesia.
Setiap kendaraan bermotor di Indonesia harus memiliki Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). TNKB ini terdiri dari tiga bagian utama:
- Huruf di depan, menunjukkan daerah asal pendaftaran kendaraan.
- Angka di tengah, adalah nomor registrasi unik kendaraan.
- Huruf di belakang, berfungsi sebagai kode seri yang membedakan wilayah kecil (kota/kabupaten) di dalam satu provinsi.
Nah, huruf “BK” di depan berarti kendaraan tersebut terdaftar di Sumatera Utara bagian timur, dengan pusat pendaftarannya di Kota Medan. Jadi kalau kamu melihat mobil atau motor berplat BK, kemungkinan besar kendaraan itu berasal dari sekitaran Medan, Binjai, Deli Serdang, Pematang Siantar, hingga Asahan.
Menariknya, sistem kode ini sudah berlaku sejak zaman kolonial Belanda dan terus dipertahankan hingga sekarang karena efektif untuk identifikasi wilayah kendaraan. Jadi, huruf BK bukan sembarang dua huruf acak — ia punya sejarah administratif yang panjang di dunia perhubungan dan kepolisian Indonesia.
Wilayah yang Menggunakan Plat BK

Banyak yang mengira kalau Plat BK Daerah Mana hanya untuk Kota Medan, padahal tidak. Kode BK mencakup sejumlah kabupaten dan kota besar di Sumatera Utara. Wilayah ini tergolong padat penduduk dan menjadi pusat ekonomi di bagian utara Pulau Sumatera.
Kota Medan — Pusat Plat BK
Medan adalah kota terbesar di Sumatera Utara dan menjadi pusat pemerintahan, ekonomi, dan perdagangan. Sebagai ibu kota provinsi, hampir semua kendaraan pribadi, angkutan kota, hingga kendaraan dinas pemerintahan di Medan memakai Plat BK Daerah Mana. Huruf seri belakang untuk Medan biasanya diawali dengan huruf A, B, C, D, E, F, G, H, I, K, L, dan beberapa variasi lainnya.
Jadi, kalau kamu lihat kendaraan dengan Plat BK Daerah Mana 1234 AF, besar kemungkinan kendaraan itu terdaftar di Medan. Tidak heran, karena jumlah kendaraan di kota ini luar biasa banyak — jadi kombinasi huruf belakang terus diperluas agar tak kehabisan seri.
Kabupaten Deli Serdang dan Sekitarnya
Selain Medan, wilayah Deli Serdang juga menggunakan Plat BK Daerah Mana. Kabupaten ini berbatasan langsung dengan Kota Medan dan menjadi kawasan penyangga utama. Banyak warga Deli Serdang yang bekerja di Medan, sehingga lalu lintas kendaraan dengan plat BK di kawasan ini sangat padat.
Menariknya, kendaraan dari Deli Serdang punya seri huruf belakang yang berbeda dari Medan, seperti M, N, O, P, Q, tergantung lokasi Samsat tempat kendaraan itu didaftarkan.
Kota dan Kabupaten Lainnya
Wilayah pengguna Plat BK Daerah Mana tidak berhenti di situ. Ada pula:
- Kota Binjai, biasanya menggunakan seri R atau S.
- Kabupaten Langkat, dengan seri T atau U.
- Kota Tebing Tinggi, memakai seri V atau W.
- Kabupaten Asahan dan Kota Tanjung Balai, sering memakai seri X, Y, Z, dan variasi lain.
- Kota Pematang Siantar dan Kabupaten Simalungun, juga termasuk pengguna kode BK, walaupun sebagian wilayahnya dekat dengan pengguna plat BB (wilayah Tapanuli).
Dengan kata lain, kode BK mencakup hampir seluruh wilayah timur dan tengah Provinsi Sumatera Utara, menjadikannya salah satu kode plat paling banyak terlihat di jalan raya Sumatera.
Arti Huruf di Belakang Plat BK
Nah, setelah tahu “Plat BK Daerah Mana”, pertanyaan berikutnya yang sering muncul adalah: “Kalau ada huruf di belakang angka, itu artinya apa?”
Huruf di belakang angka bukan sekadar pelengkap. Ia menunjukkan lokasi Samsat (Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap) tempat kendaraan terdaftar. Samsat merupakan lembaga gabungan antara Polri, Dinas Pendapatan Daerah, dan Jasa Raharja yang menangani pajak dan registrasi kendaraan.
Berikut beberapa contoh makna huruf belakang Plat BK Daerah Mana:
- BK 1234 A–L → Terdaftar di Kota Medan.
- BK 5678 M–Q → Terdaftar di Kabupaten Deli Serdang.
- BK 9012 R–S → Terdaftar di Kota Binjai.
- BK 3456 T–U → Terdaftar di Kabupaten Langkat.
- BK 7890 V–W → Terdaftar di Kota Tebing Tinggi.
- BK 1111 X–Z → Terdaftar di Kabupaten Asahan atau Kota Tanjung Balai.
Dengan mengenali pola ini, kamu bisa “menebak” asal daerah kendaraan dengan cukup akurat hanya dari plat nomornya. Sistem ini juga memudahkan pihak kepolisian dalam melacak kendaraan saat terjadi pelanggaran lalu lintas atau tindak kejahatan.
Selain itu, sistem kode ini membantu petugas pajak daerah dalam memantau kendaraan yang belum memperpanjang pajaknya. Karena data setiap plat tersimpan berdasarkan wilayah Samsat masing-masing. Jadi, ada fungsi administratif dan keamanan di balik kombinasi huruf itu.
Mengapa Setiap Daerah Punya Kode Plat Berbeda?
Kalau kamu pernah ke luar kota dan melihat plat nomor berbeda-beda, itu bukan kebetulan. Kode plat di Indonesia diatur berdasarkan Keputusan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). Tujuannya adalah agar setiap kendaraan bisa dikenali asal daerahnya secara cepat.
Huruf depan (seperti BK, B, D, L, DS, dan sebagainya) dikelompokkan berdasarkan wilayah Polda (Kepolisian Daerah). Misalnya:
- B → Jakarta dan sekitarnya.
- D → Bandung dan Jawa Barat.
- L → Surabaya dan sekitarnya.
- BK → Sumatera Utara bagian timur.
Setiap Polda membawahi beberapa Samsat di kota dan kabupaten. Karena itu, ada banyak kombinasi huruf belakang untuk membedakan lokasi pendaftaran di dalam provinsi yang sama. Sistem ini sudah diterapkan sejak lama dan terbukti efektif menjaga keteraturan administrasi kendaraan di Indonesia.
Fakta Unik Tentang Plat BK
Selain menunjukkan daerah asal, Plat BK Daerah Mana juga menyimpan beberapa fakta menarik yang sering tidak disadari orang awam.
a. Plat BK Sering Ditemukan di Luar Sumatera Utara
Karena banyak warga Medan dan sekitarnya merantau ke kota lain (terutama Jakarta dan Batam), tidak jarang kamu melihat kendaraan dengan Plat BK Daerah Mana di luar Sumatera. Biasanya kendaraan tersebut belum mutasi, alias masih terdaftar di Sumatera Utara meskipun digunakan di luar daerah.
b. Plat BK Identik dengan Mobil Mewah
Bukan rahasia lagi kalau Kota Medan terkenal sebagai salah satu kota dengan jumlah mobil mewah tertinggi di luar Pulau Jawa. Banyak kendaraan dengan Plat BK Daerah Mana yang berjenis SUV, sport car, hingga mobil kolektor. Jadi jangan heran kalau kamu melihat mobil berplat BK di jalan tol dengan merek-merek eksklusif.
c. Kode Khusus untuk Kendaraan Dinas
Beberapa kendaraan dinas pemerintahan di Sumatera Utara juga menggunakan Plat BK Daerah Mana, tetapi dengan warna dasar merah (menandakan kendaraan milik instansi pemerintah). Sedangkan plat pribadi berwarna hitam, dan plat kuning digunakan untuk kendaraan umum seperti angkot atau truk barang.
Kesimpulan — Sekarang Kamu Tahu Plat BK Daerah Mana
Jadi, jawaban untuk pertanyaan “Plat BK daerah mana?” adalah:
➡️ Plat BK Daerah Mana berasal dari Provinsi Sumatera Utara bagian timur, dengan Kota Medan sebagai pusat utamanya.
Kode ini mencakup berbagai wilayah seperti Deli Serdang, Binjai, Langkat, Tebing Tinggi, Asahan, Tanjung Balai, dan beberapa daerah lainnya. Huruf belakang setelah angka menunjukkan kota atau kabupaten tempat kendaraan tersebut didaftarkan.
Mengetahui arti kode plat seperti BK bukan cuma soal rasa ingin tahu — tapi juga berguna dalam hal administrasi, keamanan, dan identifikasi kendaraan. Dengan memahami sistem ini, kamu bisa membaca “alamat kecil” di setiap kendaraan yang lewat.
Jadi, lain kali ketika kamu melihat mobil lewat dengan Plat BK Daerah Mana 1234 AF, kamu sudah bisa bilang dengan yakin,



