Gaya hidup

Makna Lagu There She Goes: Antara Cinta, Kerinduan, dan Misteri yang Tak Pernah Usai

Makna Lagu There She Goes The La’s adalah salah satu karya yang menolak untuk pudar oleh waktu. Dirilis pertama kali pada tahun 1988 dan kembali populer lewat versi remix tahun 1990, lagu ini menjadi semacam anthem bagi generasi pecinta musik pop Inggris yang manis namun penuh Makna Lagu There She Goes tersembunyi. Di balik melodi gitar yang ringan dan lirik sederhana, ada lapisan emosi dan interpretasi yang membuat lagu ini terus diperbincangkan hingga hari ini.

Dalam artikel ini, kita akan membedah makna lagu There She Goes dari berbagai sisi — mulai dari latar belakang penciptaannya, interpretasi lirik yang ganda, hingga alasan kenapa Makna Lagu There She Goes ini tetap relevan dan memesona lebih dari tiga dekade kemudian.

Latar Belakang dan Kisah di Balik Lagu There She Goes

The La’s, band asal Liverpool, mungkin hanya dikenal karena satu album — tapi warisan musik mereka luar biasa. Makna Lagu There She Goes, ditulis oleh Lee Mavers, adalah bukti bagaimana kesederhanaan bisa menjadi kekuatan. Mavers dikenal sebagai sosok perfeksionis dalam dunia musik; ia bahkan sempat menolak hasil rekaman album debut mereka karena merasa belum “sempurna”. Namun justru dari keengganan itu lahir lagu yang abadi.

Secara musikal, There She Goes adalah kombinasi sempurna antara pop jangly ala tahun 60-an dan semangat indie Inggris akhir 80-an. Riff gitarnya ringan, bersih, dan mudah diingat — bahkan hanya dengan mendengar intro-nya, banyak orang langsung tahu lagu apa yang sedang diputar. Dengan tempo sedang dan suara vokal yang agak melamun, Makna Lagu There She Goes ini menciptakan perasaan nostalgia yang kuat.

Menariknya, walau secara struktur lagu ini sederhana — hanya terdiri dari satu bait dan chorus yang diulang-ulang — justru di sanalah kekuatannya. Pengulangan yang konstan menciptakan kesan “tak bisa lepas” dari sesuatu, yang kemudian membuka ruang untuk berbagai tafsir. Apakah “she” dalam Makna Lagu There She Goes ini adalah seseorang, perasaan, atau sesuatu yang lebih dalam? Di sinilah misterinya dimulai.

Analisis Lirik: Siapakah “She” yang Dimaksud?

Makna Lagu There She Goes

a. Tafsir Romantis: Tentang Cinta yang Datang dan Pergi

Secara permukaan, There She Goes terdengar seperti Makna Lagu There She Goes cinta klasik. Frasa “There she goes again” bisa dengan mudah dimaknai sebagai gambaran seseorang yang datang dan pergi dari kehidupan sang penyanyi — seseorang yang selalu memikat hati, namun sulit dimiliki.

Lirik seperti “She calls my name, she pulls my train” menggambarkan perasaan seseorang yang terus-menerus ditarik oleh kekuatan cinta. Seolah-olah ada magnet yang tak bisa ditolak, meskipun ia tahu bahwa hubungan itu mungkin tak akan berakhir bahagia. Bagian “No one else could heal my pain” semakin memperkuat kesan bahwa sosok “she” ini memiliki pengaruh emosional yang besar, bahkan mungkin menyakitkan.

Dalam tafsir ini, Makna Lagu There She Goes tersebut berbicara tentang cinta yang obsesif — cinta yang manis tapi juga menyakitkan, cinta yang tak bisa dihindari. Banyak orang merasa terhubung dengan pesan ini, karena siapa pun yang pernah jatuh cinta tahu rasanya ketika seseorang benar-benar “menguasai” pikiran dan hati kita.

b. Tafsir Alternatif: Tentang Kecanduan dan Diri yang Terjebak

Namun, tidak semua orang melihat Makna Lagu There She Goes ini sesederhana itu. Banyak pendengar dan kritikus meyakini bahwa There She Goes sebenarnya berbicara tentang kecanduan heroin. Ini bukan sekadar spekulasi — beberapa liriknya memang cukup eksplisit jika dibaca dalam konteks tersebut.

Baris seperti “Racing through my brain” dan “Pulsing through my vein” terdengar seperti deskripsi fisiologis efek narkotika yang mengalir dalam tubuh. Sementara “No one else could heal my pain” bisa diartikan sebagai bentuk kebergantungan — hanya “dia” (heroin) yang bisa membuat rasa sakit itu hilang.

Lee Mavers sendiri berkali-kali menyangkal tafsir ini. Ia menegaskan bahwa Makna Lagu There She Goes ini bukan tentang narkoba, melainkan tentang “perasaan yang tidak bisa dijelaskan” terhadap sesuatu yang memikat dan sulit dilepaskan. Namun, keindahan musik justru ada pada ambiguitasnya. Ketika sebuah lagu bisa memiliki dua Makna Lagu There She Goes yang sama-sama kuat, di situlah karya itu menjadi hidup.

c. Makna Ganda: Tentang Kehilangan, Obsesi, dan Ketidakberdayaan

Kalau kita menyatukan dua tafsir di atas, kita bisa melihat There She Goes sebagai Makna Lagu There She Goes tentang keterikatan emosional yang intens, entah pada seseorang, kebiasaan, atau bahkan kenangan. “She” bisa mewakili apa saja — cinta masa lalu, kecanduan, atau bahkan kebebasan yang sulit diraih.

Kekuatan Makna Lagu There She Goes ini justru terletak pada kemampuannya menjadi cermin bagi pendengar. Setiap orang bisa menemukan “she”-nya sendiri dalam hidup. Mungkin itu mantan kekasih yang tak pernah terlupakan, atau mungkin itu masa muda yang terus terlintas di pikiran. Apa pun bentuknya, There She Goes menggambarkan rasa kehilangan yang indah — getir tapi penuh nostalgia.

Gaya Musik dan Suasana yang Diciptakan

Satu hal yang membuat There She Goes begitu berkesan adalah bagaimana musik dan liriknya berpadu sempurna. Walau liriknya bisa terasa sedih, musiknya justru terasa ringan dan menyenangkan. Ini menciptakan kontras emosional yang unik — seperti tersenyum sambil menahan air mata.

Gitar dengan nada jangly yang cerah dan beat yang santai memberi kesan kebebasan, seolah kita sedang berjalan di bawah sinar matahari, tapi hati tetap dipenuhi kerinduan. Suara Lee Mavers pun menambah nuansa itu: tidak terlalu kuat, tapi penuh perasaan. Ia menyanyikan liriknya dengan nada yang mengambang, seolah sedang berbicara pada diri sendiri.

Hal lain yang menarik adalah betapa Makna Lagu There She Goes ini sangat “loopable” — artinya bisa didengarkan berulang-ulang tanpa bosan. Setiap pengulangan terasa seperti spiral emosional yang terus berputar. Sama seperti isi lagunya, kita pun seolah “tak bisa lepas” dari lagu ini.

Popularitas, Versi Cover, dan Jejak Budaya

Tak hanya sukses di masa rilisnya, There She Goes juga menemukan kehidupan baru lewat berbagai versi cover dan penggunaan di film. Versi paling terkenal mungkin adalah dari Sixpence None the Richer pada akhir 1990-an. Band asal Amerika ini membawakan Makna Lagu There She Goes tersebut dengan nuansa pop yang lebih lembut dan feminin, membuatnya dikenal oleh generasi baru pendengar.

Lagu ini juga sering muncul dalam film dan serial populer, seperti So I Married an Axe Murderer, The Parent Trap (1998), dan Gilmore Girls. Setiap kemunculannya memberikan Makna Lagu There She Goes baru: kadang menggambarkan cinta pertama, kadang perpisahan, kadang momen kebebasan. Ini membuktikan betapa fleksibelnya Makna Lagu There She Goes ini dalam konteks emosional apa pun.

Bahkan setelah lebih dari tiga dekade, There She Goes masih sering masuk dalam daftar “lagu pop terbaik sepanjang masa” oleh berbagai media musik. Banyak musisi modern — dari Noel Gallagher hingga Ben Gibbard (Death Cab for Cutie) — mengaku terinspirasi oleh kesederhanaan dan kejujuran Makna Lagu There She Goes ini.

Kenapa There She Goes Tetap Abadi

Ada banyak lagu cinta di dunia, tapi hanya sedikit yang bisa bertahan selama There She Goes. Alasannya sederhana: lagu ini tidak mencoba menjelaskan terlalu banyak. Ia hanya menggambarkan perasaan universal — kehilangan, kerinduan, dan ketertarikan yang tak bisa dijelaskan dengan logika.

Musiknya ringan tapi menusuk; liriknya sederhana tapi dalam. Ia tidak membutuhkan metafora rumit untuk menggetarkan hati pendengar. Justru karena kesederhanaannya, Makna Lagu There She Goes ini menjadi seperti kanvas kosong tempat setiap orang bisa menuliskan perasaannya sendiri.

Dan mungkin di situlah letak keajaiban sebenarnya: setiap kali kita mendengarnya, “she” bisa berubah wujud — kadang seseorang, kadang memori, kadang rasa yang tak bisa hilang. Lagu ini tidak pernah berhenti berbicara, hanya suaranya yang berubah mengikuti siapa yang mendengarkan.

Kesimpulan: Makna Lagu There She Goes yang Sesungguhnya

Pada akhirnya, makna lagu There She Goes bisa diringkas sebagai kisah tentang kerinduan yang tak pernah tuntas. Ia bisa dibaca sebagai cinta yang memikat tapi menyakitkan, atau metafora tentang kecanduan dan kehilangan kontrol. Apa pun tafsirnya, satu hal yang pasti — lagu ini menangkap esensi dari perasaan manusia yang paling universal: keinginan untuk memiliki sesuatu yang terus menjauh.

Seperti sosok “she” dalam lagu itu, There She Goes sendiri terus berlalu namun tak pernah benar-benar pergi. Ia tetap bergema di kepala kita, menjadi pengingat bahwa beberapa hal dalam hidup memang tidak untuk dimiliki — hanya untuk dirasakan.

Anda Mungkin Juga Membaca

Ratu Rizky Nabila

Lirik Lagu Tatu

Romy Soekarno

Canti Tachril

Kata Kata Sad

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button